Gak Bingung Lagi, Ini 7 Susunan Acara Prosesi Lamaran

Gak Bingung Lagi, Ini 7 Susunan Acara Prosesi Lamaran
Meski sering melihat dan mendatangi lamaran teman atau keluarga, tetap saja saat acara sendiri tetap bingung. Jangan khawatir, inilah susunan acara prosesi lamaran yang bisa kamu contek.

Lamaran adalah salah satu proses menuju pernikahan. Di sini, laki-laki meminta restu pada orangtua calon pasangannya untuk meminangnya.

Sebelumnya, tentunya meminta persetujuan dari perempuan dahulu, ya!

Lalu, bagaimana susunan acara prosesi lamaran? Yuk cari tahu dari penjabaran Rekanan Wedding!

1. Proses kedatangan

Yang pasti, pihak pria mendatangi pihak perempuan. Baik itu di rumahnya, atau venue lain, yang datang terlebih dahulu disarankan pihak perempuan.

Nantinya, dengan aba-aba dari MC, pihak laki-laki berjalan bersama memasuki ruangan menuju tempat di mana pihak perempuan berada.

Setting duduk dibuat berhadapan. Tujuannya untuk mengenalkan antar keluarga.Di mana, hal paling penting di acara ini adalah perkenalan antar dua keluarga besar. Jadi, usahakan mengundang keluarga besar, baru teman-teman, ya!

2. Menjelaskan maksud kedatangan
Meski semua sudah sama-sama tahu bahwa pihak pria datang untuk melamar, namun tetap harus diutarakan dengan ucapan yang jelas. Jadi, setelah saling menyapa, MC biasanya akan bertanya apa maksud dan tujuan pihak pria datang ke sana.

Inilah saatnya sang calon pengantin pria menjadi pusat perhatian. Kamu akan mengungkapkan maksud ingin melamar perempuan pilihanmu. Jangan lupa untuk bertanya kembali, apakah lamaran kamu diterima.

3. Jawaban dari pihak perempuan

Setelah itu, pihak perempuan akan menjawab permintaan. Ya pasti, jawabannya menerima.

Selanjutnya, pihak perempuan akan menyambut rombongan dari pihak pria. Biasanya sambutan ini dilakukan oleh wakil keluarga yang sudah ditunjuk sebelumnya.

4. Penyerahan simbolis seserahan yang dibawa
Saat lamaran, biasanya pihak pria sudah membawa seserahan atau hantaran. Hanya saja, hantaran banyak diisi dengan makanan dan buah-buahan.

Nah, sebagai tanda menerima, biasanya ada simbolis penyerahan seserahan dari pihak pria ke perwakilan dari pihak perempuan. Jangan lupa difoto, ya!

5. Tergantung pasangan, biasanya ada sesi pasang cincin juga

Salah satu tujuan lamaran adalah mengikat hubungan ke jenjang yang lebih serius. Hal ini ditandai dengan pemberian cincin sebagai pengikat.

Kamu boleh menggunakan cincin, namun boleh juga jika tidak ingin. Selain cincin, ada juga yang menggunakan gelang atau kalung yang biasanya sudah turun-temurun.

Pemasangan cincin bisa dilakukan oleh para calon pengantin langsung, atau oleh orangtua calon pengantin.

6. Ini yang paling penting, perkenalan antar keluarga

Maksud utama lamaran, selain untuk mengungkapkan hubungan ke jenjang yang lebih serius, adalah memperkenalkan dua keluarga yang belum saling kenal.

Biasanya anggota keluarga inti duduk di layer pertama dan diperkenalkan satu per satu oleh wakil dari pihak masing-masing. Kemudian ada keluarga besar di layer selanjutnya yang akan dikenalkan namanya dan posisinya di keluarga.

Harus fokus ya, jangan sampai salah panggil nama nantinya.

7. Acara ditutup dengan doa dan foto bersama

Untuk keberkahan dan kelancaran rencana yang telah diungkapkan, doa pun dilantunkan. Ada orang yang sudah ditunjuk untuk menjadi pembaca doa. Biasanya beliau dihormati di keluarga.

Setelah doa dilantunkan dengan khusyuk, saatnya berfoto. Ini akan jadi momen seru karena selain ada foto formal, akan ada juga foto non formal yang akan mengundang tawa.

Setelah semua acara selesai, saatnya makan dan mengobrol antar keluarga. Inilah saatnya kamu menghafal nama masing-masing anggota keluarga calon pasanganmu.

Nah, sudah tahu kan susunan lamaran. Jadi kapan siap melamar pasanganmu?
Inspirasi Pernikahan