5 Pertimbangan Memilih Tempat Tinggal Setelah Menikah

5 Pertimbangan Memilih Tempat Tinggal Setelah Menikah
Memilih tempat tinggal setelah menikah juga merupakan salah satu hal penting. Agar tidak salah langkah, yuk disiapkan dari sekarang.

Setelah menikah, tentu kamu akan tinggal bersama pasangan tersayang. Untuk tempatnya, banyak yang bisa dipilih.

Mulai dari rumah sendiri, atau mau bersama orangtua untuk sementara waktu. Rekanan Wedding akan memberi bayangan mengenai bagaimana memilih tempat tinggal setelah menikah.

1. Ingin membeli rumah namun perhatikan kreditnya

Rasanya, hampir setiap pasangan ingin memiliki rumah sendiri. Apalagi jika bisa mendesain dan mendekornya sesuai dengan keinginan, wah sudah seperti mimpi yang jadi nyata!

Akhirnya banyak pasangan yang memutuskan untuk membeli rumah dan mencicilnya selama bertahun-tahun. Jika sudah diputuskan dengan matang-matang, tentu hal ini takkan jadi masalah.

Yang jadi masalah adalah jika cicilan malah menjadi beban dan membuat rencana keuangan kamu dan pasangan jadi berantakan.Jadi, perhatikan lagi tentang biaya dan besaran kreditnya, ya!

2. Mengontrak lebih leluasa memilih lokasi

Saat memilih membeli rumah, maka dana akan menyesuaikan di mana lokasi rumah yang akan dibeli. Beda halnya jika kamu memutuskan untuk mengontrak.

Kamu dan pasangan bisa lebih leluasa memilih lokasi yang diinginkan. Namun perhatikan lagi perbedaan biaya mengontrak jika di lokasi yang strategis dan lokasi yang kurang strategis.

Juga pastikan untuk memilih rumah yang cocok dengan kamu dan pasangan. Jangan sampai terlalu besar atau terlalu kecil. Cari yang paling nyaman untuk kalian, ya.

3. Lebih simpel lagi? Kos pasutri. Tapi hanya sementara, ya!

Di awal-awal pernikahan, biasanya masih menyesuaikan diri dengan perubahan yang baru. Kamu yang belum siap dengan perubahan bisa mencoba kos pasutri.

Bisa dipilih di lokasi yang dekat dengan kantormu atau kantor pasanganmu. Dengan memilih kos, tentu semuanya terasa lebih sederhana dan ringkas.

Tak ada sesi membersihkan rumah, mengatur furnitur, dan lainnya. Sisi baiknya, kamu tak perlu lelah saat berangkat ke kantor karena bisa memilih di area yang dekat kantor.

Kemudian, banyak waktu yang bisa dihemat dengan memilih kosan. Nah kekurangannya adalah ruangan yang sempit mungkin akan jenuh dan mudah bosan.

4. Atau, tinggal di rumah salah satu pihak orang tua

Pilihan lainnya adalah dengan tinggal di rumah salah satu orangtua. Kamu bisa memilih tinggal di rumah orangtua atau mertua, sesuai kesepakatan saja.

Tinggal bersama orangtua tentu akan lebih mudah karena meski sudah menikah, kamu masih dianggap anak tersayangnya. Jadi, mau apa saja biasanya akan langsung ada.

Sayangnya, tinggal dengan orangtua bisa membuat kamu kebingungan memulai rumah tangga yang baru. Biasanya mereka akan senang mengatur dan mengomentari apapun yang kalian lakukan.Sudah siap dengan hal itu?

5. Bisa juga menempati rumah yang sudah tersedia

Yang terakhir adalah menempati rumah yang sudah disiapkan pasanganmu. Bisa saja pasanganmu sudah membeli rumah dari sebelum menikah, atau diberikan rumah oleh orangtuanya untuk setelah menikah.

Sisi baiknya, kamu tak perlu repot berburu rumah dengan harga yang cocok di kantong. Lalu, akan lebih baik lagi jika ternyata rumahnya sudah tidak perlu dicicil lagi. Jadi dana yang tersedia bisa dialokasikan untuk hal lain.

Namun kekurangannya adalah kamu tidak bisa memilih di mana lokasinya dan seperti apa bentuknya.Nah, itulah pertimbangan memilih tempat tinggal setelah menikah. Diskusikan baik-baik dengan pasanganmu, ya!
Inspirasi Pernikahan