5 Cara Menghindari Pertengkaran Selama Persiapan Pernikahan

5 Cara Menghindari Pertengkaran Selama Persiapan Pernikahan
Salah satu yang banyak dialami calon pengantin adalah bertengkar saat menyiapkan pernikahan. Nah, inilah cara menghindari pertengkaran selama persiapan pernikahan.

Pada sebuah hubungan, bertengkar tidak selamanya buruk. Bahkan jika dilakukan dengan cara yang benar, bertengkar sebenarnya menyehatkan hubungan.

Sayangnya, tidak sedikit pasangan yang bertengkar dan berakhir dengan buruk. Sampai-sampai ada yang batal menikah karena bertengkar hebat saat menyiapkan pernikahan.

Rekanan Wedding punya 5 tips untuk menghindari pertengkaran saat menyiapkan pernikahan. Apa saja, ya?

1. Satukan visi misi

Sebelum memulai rumah tangga bersama, penting sekali menyatukan visi misi. Ini akan sangat berguna mulai dari persiapan pernikahan.

Saat visi misi sudah sama, kamu akan lebih mudah menyatukan pendapat. Kalaupun ada perbedaan, bisa kembali mengingat apa yang jadi prinsip bersama.

Dengan begitu, kamu bisa menghindari pertengkaran yang sebenarnya tidak perlu.

2. Bagi tugas dengan jelas

Pesta pernikahan merupakan tugas berdua. Kamu tak bisa mengerjakan semuanya sendiri, dan begitu juga dengan calon pasangan hidupmu.

Agar tidak tumpang tindih atau merasa tidak adil, sebaiknya bagilah tugas dengan jelas. Mulai dari hal besar sampai hal kecil sekalipun.

Jika pembagian tugas sudah jelas, akan lebih mudah menanyakan perkembangannya dibanding sekadar mengira-ngira saja.

3. Hindari bicara saat emosi

Tak ada yang akan berakhir baik jika dibicarakan saat emosi. Oleh karena itu, jika kamu sedang merasa kesal dan ingin marah, berilah jarak pada calon pasanganmu.

Tak perlu meluapkan emosi secara langsung atau melalui pesan instan. Daripada memperkeruh suasana, lebih baik tenangkan diri lebih dahulu.

Setelah tenang, barulah bicarakan dengan baik-baik.

4. Bicarakan unek-unek dengan baik

Cara kamu dan pasangan bicara saat sedang emosi menunjukkan seperti apa kamu sebenarnya. Oleh karena itu, usahakan untuk berbicara dengan baik.

Saat ada hal yang mengganjal atau unek-unek, bicarakan dengan baik.Kamu bisa memilih waktu yang tepat untuk membicarakannya. Hindari berbicara saat emosi. Pilih waktu yang santai di mana kamu dan calon pasangan sama-sama sedang dalam keadaan tenang dan hubungan sedang menyenangkan.

Hal ini penting dilakukan karena bisa memudahkan pembicaraan tanpa melibatkan emosi marah atau kesal.

5. Saling percaya

Terakhir, mulailah untuk percaya pada pasangan. Setelah membagikan tugas, tentu ada beberapa hal yang sepenuhnya diurus pasanganmu saja dan kamu mungkin tak tahu apa-apa.

Memang terasa gemas ingin tahu progres yang dilakukannya. Hindari terus bertanya apalagi berspekulasi dia tak bisa melakukannya.

Hal itu bisa membuat pasangan kesal dan merasa tidak dipercaya olehmu.Lebih baik gelar rapat berdua secara berkala untuk membicarakan progres dan kesulitan dari proses persiapan pernikahan kamu.

Menyiapkan pernikahan bersama pasangan seperti uji coba berumah tangga dengannya. Jika bisa dilalui dengan mulus, maka kemungkinan besar rumah tanggamu akan berjalan lancar.Jadi, akur-akur, ya!
Inspirasi Pernikahan